Pengalaman pertama menjadi graber

Untuk yang pertama dalam perkerjaan pasti akan bikin deg-deg an mampu tidak, kita menjalankan tugas? itu pertanyaan yang lazim, buat kita dalam menunaikan pekerjaan. semua serba baru, semuanya serba teka-teki tapi bila terselesaikan dengan baik pasti kita puas juga bos kita akan senang, itu kalau kita kerja dalam kantor ataupun dipabrik.
    namun bila kita kerjanya sebagai ojek online, pasti kita binggung sebab semuanya baru dari aplikasinya, kemudian mempergunakannya serta gimana kita mengekpresikan dalam mejalankan semua itu dan bila ada yang sudah pernah kerja, pasti kita bertanya. namun ini kita dijalan menyusuri jalan dan mencari konsumen yang mau menjadi penumpang ojol pertama kita..
    pasti kita binggung namun semua itu harus kita coba juga belajar dari modul pengajaran dalam training serta utamanya kita harus berniat untuk bisa dan semuanya akan berjalan terutama kita mesti bertanya kepada ojol siapa saja.
     ini pertama kalinya aku mencari penumpang mungkin kalau didaerah jakarta pasti mudah sebab sudah banyak orang mempergunakan aplikasi ojol karna ojol amat mempermudah juga murah ongkosnya dibandingkan dengan opang alias ojek pangkalan.
    aku berangkat agak siang sebab kalau pagi jalur cikupa menuju tangerang padat jangankan dapat kita buka aplikasi saja susah. sebab sebagai ojol yang baik kita mempergunakan buat buka aplikasi jangan dijalan yang sering aku lihat hampir setiap hari, sehingga membuat kesel yang dibelakang untuk mendahului susah sekali sebab dia mempergunakan secara santai serta menjalankan kendaraan amat perlahan sehingga bikin kemacetan. mending kamu buka di pinggir jalan ketika jala  sepi dalam mempergunakan jalan sehingga safety buat membuka juga tidak menghalangi jalan yang lain.
    hati ini amat deg2an, kira2 dapat tidak yah sedangkan untuk bertanya susah sekali namun aku mencoba menyusuri jalan sehingga menemukan tempat yang nyaman didaerah pasar kemis tepat didekat perumahan. aku parkir dikiri jalan kemudian aku lihat ada bangku yang bulat ditengahnya ada meja yang terbuat dari semen dilapisi keramik yang sudah agak kusam namun lumayan suasananya.
     aku duduk sejenak dan membuka aplikasi dan mencoba menerka2 apa yang mesti aku lakukan dengan aplikasi ojol.. aku binggung dan mau bertanya belum ada siapa2, semenit kemudian ada seorang ojol yang berbendera gojek duduk disamping dan membuka aplikasi.
   aku tarik napas sebentar kemudian aku menoleh dan bertanya, banyak pak. tarikan hari ini?
    dia menoleh sebentar kemudian memencet tombol tuts hp androidnya tanpa ada suara, mungkin lagi serius. kemudian aku diam sambil melihat sekitarnya ternyata ada beberapa pengemudi ojol yang wara wiri, ada yang membawa juga ada yang tanpa meumpang ojol namun matanya tertuju didepan kilometer karna hpnya tergeletak disitu..
    tak berapa menit kemudian, alhamdulillah, bapak sudah dapat? katanya sambil menaikan matanya dan hpnya diturunkan menuju meja semen dengan tergengam erat...
     belum pak?
      wah, memang sudah sepi kalau jam segini," katanya sambil melirik jam diujung kanan hpnya.
   kalau mau pagi, pak? kalau jam segini hanya beberapa saja. juga kalau disini jarang ada yang mempergunakan ojol. tapi kalau rejeki mah, kemana?
    iya, pak? kata aku.
     tapi, aku baru. malah baru hari ini aku jadi grab kata aku, "sambil menunjukan hp aku sibapak yang ada disamping aku.
   saya, belum mengerti, cara menggunakannya. apa bapak bisa?
    coba saya lihat? katanya minta hp aku dan aku menyodorkannya dan kemudian mengutak atikan hp aku dan dia mengelengkan kepala. wah, saya mah tau jya bapak buka ini saya yang ada dipojok. dan dipencetnya tanda aktif
     nah, ini udah aktif mungkin nanti bunyi? katanya pelan.
    tapi yang lain aku tidak tau, sebab beda aplikasinya aku gojek.!" serunya menyerahkan hp aku, dan aku ambil darinya.
   tuh, tanya saja sama si mas itu? katanya menjawab ketika ada orang yang datang sambil memarkiran kendaraannya.
     dia sama sama grab, katanya? aku menggangguk dan kemudian dia pamit mau cari penumpang.
   akupun mempersilahkan dirinya sambil mengucapkan kata terima kasih, kemudian dia pergi.
    dan tak lama datang yang lain berkumpul disamping aku berjumlah tiga orang dan aku mau bertanya ragu takut terkesan mengganggu aktivitasnya sehingga tidak nyaman kalau aku bertanya.
   salah satu menawarkan kopi, kepada aku. dan aku hanya mengucapka  terima kasih dan aku mengangkat badan untuk pamit...
    masa sich gak bisa, aku harus bisa dan belajar sendiri? dan aku pamit kemudian berlalu menuju ketempat motor aku dibahu jalan dan menstater motor aku sambil menaruh dikantong hp ku dan berjalan serta berdoa semoga hari ini menjadi yang hari yang berkah..
     aku susuri jalan menuju kota tangerang dan tidak menunjukan tanda2 masuk order... dan terus aku menyusuri jalan sehingga bertemu taman dan berteduh sejenak sambil membuka aplikasi serta mengotak atik , namun tak jua ada. sehinga aku jenuh dan kembali berjalan menyusuri kota tangerang yang arah cikokol dan ketika sampe lampu merah pertama. aku melihat seorang yang sesang menuntun sepeda motornya serta disampingnya nampak penumpangnya sehingga aku berputar mungkin ini adalah penumpang pertama aku.
   aku segera menepi dan bertanya dengan si pengguna sepeda motor iti, kena bang? kata aku perlahan. kemudian dia menjawab.
    ini, pak. ban nya bocor? katanya menunjuk kearah ban motornya yang nampak kempes ban nya..
   pak, tau gak. tambal ban?
    mungkin disana, pak. deket komplek? kata aku menunjukan kearah depan kanan jalan yang terlihat jalan besar.
  oh, bapak. mau bantu saya. ini penumpang saya mau balik. jadi gak bisa?
     boleh, pak?
     ada grab now gak?
      ada pak? tapi aku gak tau. kemudian aku sodorkan hp aku dan kemudian dia mengutak atik hp dan kemudia dia berbicara dengan penumpang itu dengan perlahan.
   nih, mbak. no. sandinya? katanya menunjukan kepada penumpangnya, sedang aku hanya melihat karna aku gak tau sama sekali dan akhirnya pengemudi sepeda motor memberikan hp aku dan berkata. " oh, iya. bapak. tolong bawa mbak ini tempat tujuannya dan aku menggangguk sambil memberikan helm juga mempersilahkan duduk dibelakang aku..
    inilah pengalaman pertama aku menjadi pengemudi ojol...

Komentar